CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

quWh mW biLAnk ......

Dynamic Blinkie Text Generator at TextSpace.net

Senin, Maret 16, 2009

mEtamORfOsa CiNta....






Sejak dulu yang aku tau

Cinta itu beku....

Tanpa ujung dan siku...
Karena...
Cinta itu tak menentu..
Bagai rumus khusus dan misterius...


Ingin ku menuai rindu

Tak hanya dalam cinta yg semu,,

Ingin kubuka tabir cinta yg selalu
berbicara..
Akan makna cinta sebenarnya...


Aku ingin menari dalam metamorfosa cinta..
Bukan cinta yg terhenti, dan menepi...

Ingin kuhembuskan nafas cinta..

Dalam bisikan lembut..
Dengan mengucap kata rindu padamu..

Bukan cinta yg kaku..
dan beku..

Tapi...
cinta yg baku...

[+/-] Selengkapnya...

Jumat, Maret 13, 2009

cERita saHaBaT,,


Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Di tengah perjalanan, mereka bertengkar dan salah seorang menampar temannya. Orang yang kena tampar merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir: "Hari ini, sahabat terbaikku menampar pipiku."

Mereka terus berjalan sampai akhirnya menemukan sebuah oasis. Mereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, tapi dia berhasil diselamatkan oleh sahabatnya. Ketika dia siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu: "Hari ini, sahabat terbaikku menyelamatkan nyawaku."

Orang yang menolong dan menampar sahabatnya, bertanya "Kenapa setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir dan sekarang menuliskan ini di batu?" Sambil tersenyum temannya menjawab, "Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya di atas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan itu. Dan bila sesuatu yang luar biasa baik terjadi, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar takkan pernah bisa hilang tertiup angin."

Dalam hidup ini ada kalanya kita dan orang terdekat kita berada dalam situasi yang sulit, yang kadang menyebabkan kita mengatakan atau melakukan hal-hal yang menyakiti satu sama lain. Juga terjadinya beda pendapat dan konflik karena sudut pandang yang berbeda. Oleh karena itu, sebelum kita menyesal di kemudian hari, cobalah untuk saling memaafkan dan melupakan masa lalu.


[+/-] Selengkapnya...

Rabu, Maret 11, 2009

hiiDuPh,,


Hidduph....
Kalauwh kkao ttau ap ithuw hidduph,,

kkao kandh bhagiia,,
kkao kandh rasakand magkhnna hidduph,,
iiankh mungkhind tagh d'rasakand jiwha laiind.nna..

Kalauwh kkao ttau bhwa hidduph ithuwh inddah,,
kkao kandh rsakand nighmadh hidduph iiankh tagh t'kirra,,


Klauwh kkao ttau hidduph ittu baggaiikandh rodda,,

kkao kandh tettaph teggar,,
wlauwhpundh kkaoo jattuh,,dann t'puruk,,
skerass cobaand iiankh kkao laluii,,

seberatt bebban d'pundaghmuwh,,
kkao tettaph akkand b'syukur,,
wlaupundh kkao tagh sanggup mnahan.nna,,

Klauwh kkao ttau bhwa hidduph han.nna skallii,,,
kkao kand b'rusaha m'manfaadhkand hidduphmuwh,,

wlaupundh kaddang kkao telahh m'nyiia_nyiiakandh.nna,,

hidduph han.nna skallii,,

tak'khand t'ulangh
wlauwh tyuzh kkao nandthii'

klauwh kkao ttau bhwa hidduph ad'lahh pjalanandh...

iiankh d'awalii 1 tangiisand,,

d'iringii sjutta snyummand,,

iankh pasthi akkand d'akhiri olehh wktuwh,,


entah kpand,,
tapii b'jaland,,b'guliir,,melanghkkah passtii,,
t'hentti padda suwathuwh tittikh akhirr,,
iankh han.nna dnandh 1 snyummand,,
dannh d'iringii sjutta tangiisand,,

[+/-] Selengkapnya...

Sabtu, Maret 07, 2009

bEnCaNa..bEncaNa,,,


Air mata menetes deras...

di tengah - tengah banjir bandang

yang menenggelamkan desa dan kota

Tentu saja tak ada artinya

Darah merah tertumpah ruah...

diantara reruntuhan gempa

dan lava yang merah membara

Tentu saja sudah tak berguna...

Harta benda hanyut ditelan Tsunami..

bahkan ratusan ribu jiwa dihempas gelombang

dihentakkan menjadi tumpukan dahsyat

Bagai barang tiada berharga....

Entah, apakah yang sedang terjadi di negeri ini...??

Bencana datang terus menggerus bumi

menumbangkan hutan, menggelontorkan desa dan kota..

menggedor pertahanan anak - anak jaman

yang tiap hari disuguhi pesta narkoba dan minuman keras,

korupsi, pornografi, pelacuran, woman trafficking,

pembunuhan, perampokan, dan perusakan lingkungan

yang semakin parah...

Entah, apa yang terlintas di benak kita...

Masihkah kita menganggap ini bukan azab??

Masihkah kita menduga ini menduga ini bukan bencana??

Dan dengan ringan kita berkata ini 'cuma ujian!

Atau, sambil bergumam kita yakin ini 'cuma cobaan!

[+/-] Selengkapnya...

Jumat, Maret 06, 2009

aiR maTa k'hiDupaNN....


Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya.

“Ibu, mengapa Ibu menangis?”.

Ibunya menjawab, “Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak”.

“Aku tak mengerti” kata si anak lagi.

Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. “Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti…”.

Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya.

“Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?”.

Sang ayah menjawab, “Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan”.

Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.

Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.

Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan.


“Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?”.

Dalam mimpinya, Tuhan menjawab;

* “Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.

* Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.

* Kuberikan juga wanita keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.

* Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.

* Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.

* Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?!

* Kuberikan kepadanya pula kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.

* Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah “Air mata Kehidupan”.


[+/-] Selengkapnya...

Sabtu, Februari 28, 2009

Ada Apa dengan Cinta


Perempuan datang atas nama cinta
Bunda pergi karena cinta
Digenangi air racun jingga adalah wajahmu
Seperti bulan lelap tidur di hatimu
yang berdinding kelam dan kedinginan
Ada apa dengannya
Meninggalkan hati untuk dicaci
Lalu sekali ini aku melihat karya surga
dari mata seorang hawa
Ada apa dengan cinta

Tapi aku pasti akan kembali
dalam satu purnama
untuk mempertanyakan kembali cintanya..

Bukan untuknya, bukan untuk siapa
Tapi untukku
Karena aku ingin kamu
Itu saja.

[+/-] Selengkapnya...

Kamis, Februari 19, 2009

kaTa" biJak eiNsTein.....


huY bRo... kLie iNhiE,,akk mW tuLiz beBeraPa kata" biJak yG buaD aQuwH kaGum ama Pak EinsTEin....

“Hanya ada dua cara menjalani kehidupan kita. Pertama adalah seolah tidak ada keajaiban. Kedua adalah seolah segala sesuatu adalah keajaiban.”

“Usaha pencarian kebenaran dan keindahan merupakan kegiatan yang memberi peluang bagi kita untuk menjadi kanak-kanak sepanjang hayat.”

“Gravitasi tidak bertanggung-jawab atas orang yang jatuh cinta.”

“Kebahagiaan dalam melihat dan memahami merupakan anugerah terindah alam.”

“Kecerdasan tidak banyak berperan dalam proses penemuan. Ada suatu lompatan dalam kesadaran, sebutlah itu intuisi atau apapun namanya, solusinya muncul begitu saja dan kita tidak tahu bagaimana atau mengapa.”

“Hal yang paling sukar dipahami di dunia ini adalah pajak penghasilan.”

“Akal sehat adalah kumpulan prasangka yang didapat sejak usia 18 tahun.” “Hanya sedikit yang melihat dengan matanya sendiri dan merasakan dengan batinnya sendiri.”

“Barangsiapa yang tidak pernah melakukan kesalahan, maka dia tidak pernah mencoba sesuatu yang baru.”

“Jika A sama dengan kesuksesan, maka rumusnya adalah A=X+Y+Z. X adalah kerja, Y adalah bermain, Z adalah menjaga mulut agar tetap bungkam.”

“Satu-satunya alasan adanya waktu adalah supaya segala sesuatu tidak terjadi pada saat yang bersamaan.”

“Hanya seseorang yang mengabdikan dirinya untuk suatu alasan dengan seluruh kekuatan dan jiwanya yang bisa menjadi seorang guru sejati. Dengan alasan ini penguasaan menuntut semuanya dari seseorang.”

“Nilai manusia yang sesungguhnya pada dasarnya ditentukan oleh ukuran dan rasa yang telah mencapai pembebasan dari dirinya sendiri.”

“Bagaimana mungkin engkau menjelaskan fenomena biologis yang sedemikian penting seperti cinta pertama dalam pengertian kimia dan fisika ?”

“Seseorang baru memulai hidup jika dia bisa hidup di luar dirinya sendiri.”

“Misteri abadi dunia adalah keterpahamannya.”

“Segala sesuatu hendaknya dibuat sesederhana mungkin, tapi bukan menjadi lebih sederhana.”

[+/-] Selengkapnya...

Senin, Februari 16, 2009

Menamai Bintang.....


Menamai Bintang, itulah pekerjaanku sekarang. ada yang sempurna, ada yang mungil, ada yang terlalu angkuh dengan sinarnya yang berbisa luar biasa. I called them with colours too. pink star, black star, purple and baby blue star.,

menamai bintang,
itulah pekerjaanku setiap malam.
aku bisa saja menamai setiap
butir air mataku pada saat yang sama,
namun aku sudah jenuh melakukannya.
air mata selalu saja sama bentuk dan rasanya! bening, basah, dingin dan diam. I couldn't differentiate them because they all come from the same aching heart, my one and fragile Heart.

Menamai Bintang,
itulah pekerjaanku setiap sakit ini datang.
seperti bintang jatuh, sakit ini selalu
jatuh pada titik yang sama, tak pernah meleset.
tepat di tengah sebongkah hati merah basahku
yang berdenyut namun tak lagi sanggup
mengerang saat sakit ini menyerang.
aku lebih suka menamai bintang,
daripada menghitung berapa kali sakit ini datang.

Menamai Bintang, itulah pekerjaanku hingga entah kapan. seperti sebuah pelukan tempat bersandar sebentar setelah tak kunjung bisa menutup mata, seperti tak kunjung bisa kedua tanganku menggapai sebuah Bulan yang bulat hangat serta selalu jadi awal saat semua sakitku ini datang...
Menamai Bintang, itulah yang aku lakukan sekarang karena aku tak mungkin jadi Malaikat...

[+/-] Selengkapnya...

Apakah itu Cinta??????


Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab, Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan, Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian, Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir.
Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kesusahan untuk menguji kita. Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam. Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya. Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.
Mengapa menunggu?
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa. Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono. Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.
Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu,
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu, Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.
Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang memilih apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada. Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, Karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah, karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius.
Perlu kau ketahui bahwa Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,
Kota Roma tidak dibangun dalam sehari, Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan, Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan. Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama, Dan penantian kita tidaklah sia-sia. Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal - iman, keberanian, dan pengharapan - penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan.
Pada akhirnya. Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu, karena alasan yang penting.

[+/-] Selengkapnya...

 
>